Watercolor Step by Step: Cat in The Box

“Aduh gabut, gatau mau ngapain T_T gabisa maen keluar bareng temen-temen”

Di era pandemi seperti ini aktivitas untuk keluar rumah seringkali dibatasi. Rasa bosan, gabut akan kegiatan di rumah yang gitu-gitu aja bahkan bisa juga bikin stress. Walaupun dirumah aja, tidak membatasi kita buat nyari mood baru untuk mengatasi kebosanan kok!

Salah satu cara buat ngilangin rasa bosan saat pandemi selain ngaduk dalgona sampai capek yaitu dengan cara menggambar. Kali ini saya bakal sharing nih, step by step bikin kucing lucu menggunakan media cat air. Disini saya ambil tema dari habit kucing yang suka main di dalem kardus. Sebelum memulai menggambar, siapkan alat dan bahan (ini di klik ke artikel yg watercolor basic) terlebih dahulu seperti air, kertas cat air, kuas dan pensil. Kalau sudah disiapkan mari kita mulai~

  • Sketsa

Pertama-tama, buat sketsa kasar menggunakan pensil warna. Gunakanlah pensil warna untuk membuat bentuk-bentuk dasar terlebih dahulu. Kemudian siapkan pensil mekanik hitam untuk membuat garis sketsa yang lebih jelas. Berilah tekanan yang minim saat menggunakan pensil mekanik untuk menghindari terbentuknya residu dari pensil yang berlebih, karena dapat membuat kotor media kertas yang akan digunakan.

  • Base Color

Karena kesan yang akan dibuat yaitu hangat, maka gunakanlah warna yang hangat pula untuk dasar warna dari gambar. Pada langkah ini saya menggunakan teknik wet on dry dengan warna krem, kemudian dilanjutkan dengan teknik wet on wet dengan warna oranye.

  • Building Depth

TIPS: Cat air memiliki karakteristik cair dengan warna yang transparan, maka dari itu gunakan warna yang lebih terang terlebih dahulu sebelum melanjutkannya ke warna yang lebih gelap. 

Pada gambar pertama, saya gunakan warna kuning, merah muda dan biru muda untuk membuat kesan cahaya, di gambar ini cahaya diarahkan dari atas, sehingga pada bagian atas dari gambar saya beri warna kuning dan warna biru di bagian bawah untuk memberi kesan lebih gelap atau bayangan. Teknik yang saya gunakan pada tahap ini yaitu wet on wet.

Pada gambar kedua, bentuklah lapisan baru dengan menunggu lapisan pertama kering terlebih dahulu. Kemudian mulailah untuk membangun volume dari objek dengan warna yang setingkat lebih gelap dari warna yang digunakan pada gambar pertama. Saya menggunakan warna pink, oranye, merah dan biru untuk membuat volume dari kucing. Untuk membuat harmoni warna yang menyatu, saya menyarankan untuk mencampur beberapa warna yang akan digunakan sebelum ditorehkan pada kertas. Contohnya seperti di gambar, yaitu warna merah muda dicampur dengan warna oranye dengan kadar sedikit untuk membaurkan kedua warna tersebut agar menjadi satu tema.

TIPS: Saat membuat detail, pastikan permukaan kertas telah kering, supaya detail yang diberi tidak menyebar pada permukaan kertas yang masih basah.Pada gambar ketiga, mulailah untuk memberi detail pada objek dengan menggunakan kuas berukuran kecil. Gunakanlah warna yang lebih gelap untuk mempertajam sudut dan bentuk dari kucing.

Pada gambar pertama, saya gunakan teknik wet on dry terlebih dahulu menggunakan warna oranye & krem, kemudian dilanjutkan dengan teknik wet on wet menggunakan warna biru gelap. Karena pada gambar ini cahaya di bagian tengah tidak terlalu banyak, maka saya gunakan warna lebih gelap pada bagian tersebut.

Di gambar kedua, mulailah membangun detail dengan kuas yang lebih kecil pada bagian lipatan kardus serta bayangannya. Kemudian berilah outline pada bagian luar kardus menggunakan warna oranye sedang.

TIPS: Gunakanlah warna yang lebih gelap pada bagian-bagian lipatan. Untuk membuat garis yang tajam, campurkan cat & air dengan konsistensi sedang (tidak terlalu cair) untuk menghindari cat yang meluber.

  • Bayangan

Untuk bayangan, saya menggunakan teknik wet on dry menggunakan warna oranye biru dan biru gelap, kemudian selagi lapisan tersebut masih basah saya tambahkan teknik wet on wet menggunakan warna biru terang. Setelah seluruh permukaan kertas kering, tambahkan outline dan detail kecil seperti rumput dengan menggunakan warna biru gelap dan krem.

Nah, kira-kira itu step by step untuk membuat gambar kucing didalam kardus . Semoga tulisan ini dapat bermanfaat buat temen-temen yang lagi pengen nyobain main cat air pas lagi gabut di masa pandemi kaya gini. Selamat mencoba! 😀

Check Instagramku kalau pengen tahu karyaku yang lain di @elmaosv

Crew
Author: Crew

Admin

More Blog

Visual Spasial

Posko Visual merupakan pameran desain tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang. DKV 2018 sebagai penyelenggara Posko

Read More

Watercolor Basic Guide

Cat air adalah media gambar berbasis air yang memiliki sifat transparan dan mudah luntur apabila tertimpa oleh air. Penggunaan cat

Read More

Copyright © Posko Visual 2021. All right reserved

Translate »